Web Analytics Made Easy - Statcounter
Daerah  

RSUD Cut Meutia Tunjukkan Kepedulian Tinggi, Gratiskan Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara

Direktur RSUD Cut Meutia, dr. Syarifah Rohaya, Sp.M, didampingi Humas RS, dr. Harry Laksamana, M.AP, turut mengunjungi korban di ruang Intensive Care Unit (ICU)

Aceh Utara – ForumKeadilanAceh.com | Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang humanis dengan menggratiskan seluruh biaya pengobatan Ny. N (41), warga Kecamatan Seunedon yang menjadi korban penusukan oleh orang tak dikenal (OTK).

Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk kepedulian rumah sakit, mengingat BPJS Kesehatan tidak menanggung biaya pelayanan medis yang disebabkan oleh tindak pidana kriminal atau kekerasan.

Penanganan Cepat dan Profesional

Ny. N dirujuk ke RSUD Cut Meutia dari salah satu rumah sakit swasta pada Kamis, 9 April 2026, dalam kondisi kritis. Korban mengalami luka serius di bagian perut disertai perdarahan organ dalam akibat insiden penusukan yang terjadi di kediamannya.

Setibanya di rumah sakit, tim medis langsung bergerak cepat melakukan tindakan laparotomi (pembedahan rongga perut) secara darurat guna menyelamatkan nyawa korban. Operasi tersebut dipimpin oleh dokter spesialis bedah konsultan digestif, dr. Muhammad Sayuti, Sp.B, Subsp.BD(K), dengan dukungan dokter spesialis anestesi, dr. Zaki Fikran, Sp.An.

Direktur Turun Langsung Beri Dukungan

Sebagai bentuk perhatian, Direktur RSUD Cut Meutia, dr. Syarifah Rohaya, Sp.M, didampingi Humas RS, dr. Harry Laksamana, M.AP, turut mengunjungi korban di ruang Intensive Care Unit (ICU) pada Jumat (10/4/2026).

Dalam kunjungannya, pihak manajemen rumah sakit memberikan dukungan moral kepada pasien dan keluarga, sekaligus memastikan bahwa seluruh biaya perawatan akan ditanggung hingga pasien pulih.

“Kami mendoakan agar pasien segera sembuh. Rumah sakit berkomitmen menanggung seluruh biaya perawatan karena kasus ini berkaitan dengan tindak kriminal yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan,” ujar Direktur RSUD Cut Meutia.

Kondisi Mulai Stabil

Hingga Jumat siang, kondisi Ny. N dilaporkan mulai menunjukkan perkembangan positif, meski masih memerlukan pemantauan intensif di ICU.

Langkah cepat dan profesional tenaga medis, serta kebijakan pembebasan biaya dari RSUD Cut Meutia, mendapat apresiasi dari keluarga korban yang menyampaikan rasa haru dan syukur atas pelayanan yang diberikan.

Kebijakan ini menjadi bukti nyata peran RSUD Cut Meutia tidak hanya sebagai fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai institusi yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, terutama dalam membantu masyarakat yang menghadapi situasi darurat di luar cakupan jaminan kesehatan.