Web Analytics Made Easy - Statcounter

Pemkab Aceh Utara Terima Bantuan Peralatan Medis dari Kemenkes RI

Lhoksukon – ForumKeadilanAceh.com | Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terus melakukan berbagai upaya komunikasi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Jakarta untuk mendapatkan bantuan peralatan medis pasca banjir bandang yang merusak hampir seluruh Puskesmas di 27 Kecamatan.

Upaya percepatan pemulihan sektor kesehatan terus dipacu dan diback Up langsung oleh Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, sehingga sukses menerima bantuan Alat Kesehatan (Alkes) mutakhir dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI di Jakarta belum lama ini. Bantuan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan.

Bantuan Alkes diterima langsung oleh Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, SE, MM, yang didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Nurzahri, SKM, MKM.

Menurut Nurzahri, deretan alat medis yang diterima itu bukan sekadar pelengkap sarana, melainkan “amunisi” strategis untuk memulihkan kembali standar pelayanan yang sempat terganggu akibat bencana. Kehadiran teknologi ini menjadi kunci untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses pengobatan yang cepat, tepat, dan prima.

“Bantuan ini adalah Enegi baru bagi fasilitas kesehatan kami, setelah terdampak banjir bandang tahun lalu, fokus kami adalah memastikan infrastruktur kesehatan kembali tangguh dan mampu merespons kebutuhan masyarakat dengan lebih baik,” ujar Nurzahri dengan nada optimis, Kamis (16/07/2026).

Nurzahri juga menambahkan bahwa teknologi mutakhir yang dibawa akan menjadi instrumen vital bagi tenaga medis di lapangan. Pasca-bencana, kecepatan dan akurasi diagnosis menjadi prioritas utama guna mencegah risiko kesehatan berkelanjutan bagi para penyintas.

“Alat-alat ini memungkinkan kami mempercepat proses diagnosis. Kami berkomitmen agar keterbatasan fasilitas tidak lagi menjadi penghalang bagi masyarakat di pelosok untuk mendapatkan layanan medis berkualitas,” tegasnya.

Langkah ini membuktikan sinergi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah dalam agenda transformasi kesehatan. Dengan dukungan sarana yang lebih representatif, Nurzahri yakin pelayanan kesehatan di Aceh Utara akan pulih lebih kuat (build back better).

“Ini adalah langkah berkelanjutan kami untuk memastikan infrastruktur kesehatan tetap kokoh dan selalu siap melayani masyarakat dalam kondisi apa pun,” tutupnya. (Advertorial)