Lhoksukon – ForumKeadilanAceh.com | Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE, MM yang akrab disapa Ayah Wa kembali menunjukkan keseriusan dalam berusaha selama hampir lima bulan pasca banjir bandang tahun 2025 yang memporak porandakan hampir seluruh kecamatan dalam Kabupaten Aceh Utara.
Ini merupakan langkah langkah maju dalam upaya mendapatkan bantuan Jaminan Hidup (Jadup) untuk masyarakat yang terdampak bencana alam Hidrometeorologi Ju’mat siang menjelang sore Ayah Wa menyempatkan diri menyerahkan langsung Jadup kepada ribuan penyintas banjir di Aula Kantor Camat Tanah Jambo Aye Aceh Utara (17/04/2026).
Ayah Wa bersama Plt. Sekda Aceh Utara, Jamaluddin, S. Sos, M. Pd, Asisten III, Dayan Albar dan sejumlah Pejabat eselon dua, eselon tiga serta sejumlah camat yang mewakili penerima atau penyintas banjir.
Dalam sambutannya, Ayah Wa menegaskan bahwa penyaluran Jadup ini merupakan bagian dari program stimulan tahap kedua bagi masyarakat yang terdampak banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Utara tahun lalu.
Ayah Wa menyebutkan, bantuan jadup ini sebagai suatu berkah yang patut disyukuri atas perhatian dan gerak cepat pemerintah pusat dengan keterpaduan dalam rangka mempercepat pemulihan pasca banjir.
“Alhamdulillah, hari ini kita telah menyerahkan secara simbolis bantuan Jadup tahap kedua untuk masyarakat di Tanah Jambo Aye dan Seunuddon dan sejumlah kecamatan lainnya yang telah memfinalkan data selama ini,” jelasnya.
Ia menambahkan, bahwa penyaluran ini akan terus berlanjut ke wilayah lainnya sesuai dengan data yang telah terverifikasi dengan ketat oleh Badan Nasional Penggulangan Bencana (BNPB).
Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen memastikan seluruh masyarakat terdampak mendapatkan haknya tanpa terkecuali. “Kita tidak ingin ada masyarakat yang terdampak banjir terlewatkan. Semua harus mendapatkan bantuan,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Ayah Wa juga menginstruksikan kepada seluruh keuchik di wilayah terdampak untuk segera melakukan pembaruan dan validasi data penerima bantuan. Hal ini dinilai penting guna memastikan penyaluran berjalan tepat sasaran serta menghindari persoalan administrasi di lapangan.
“Bagi data yang masih belum valid atau belum terverifikasi, kami minta segera diperbaiki. Insya Allah, kita akan upayakan seluruh masyarakat terdampak banjir bandang mendapatkan bantuan dari pemerintah,” tegasnya.
Adapun jumlah penerima bantuan Jadup tersebar di beberapa kecamatan, yakni Baktiya sebanyak 615 kepala keluarga (KK), Langkahan 93 KK, Muara Batu 439 KK, Sawang 1.898 KK, Seunuddon 292 KK, serta Tanah Jambo Aye sebanyak 1.010 KK.
Total anggaran yang digelontorkan dalam program stimulan tahap II ini mencapai Rp23,21 miliar. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp18,21 miliar dialokasikan untuk bantuan Jadup, sementara Rp 5 miliar lainnya digunakan untuk pemenuhan isi hunian serta stimulan ekonomi bagi masyarakat terdampak.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui kerja sama dengan PT Pos Indonesia guna memastikan distribusi berjalan lancar, tertib, dan tepat sasaran.
Di akhir sambutannya, Ayah Wa mengajak masyarakat untuk tetap kuat dan bangkit dari musibah yang terjadi. Seruan “Aceh Utara Bangkit” pun disambut antusias oleh warga dengan jawaban serempak, “Bangkit, Bangkit, Bangkit!”
Salah seorang penerima bantuan, Khadijah, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.
“Jadup yang diserahkan hari ini sangat berarti bagi kami untuk memenuhi kebutuhan hidup pascamusibah banjir,” ungkapnya. (Advertorial)












