Lhoksukon – ForumKeadilanAceh.com | Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan segenap masyarakat menyampaikan ucapan rasa terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto atas Peresmian Waduk atau Bendungan Krueng Keureutoe, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara, Jumat (10/07/2026) berlokasi di Blang Pante, 30 KM arah selatan Lhoksukon.
Peresmian Waduk raksasa ini dilaksanakan bersamaan dengan empat bendungan lainnya di Indonesia secara Daring dari Jakarta. Bendungan Waduk Krueng Keureutoe mampu mereduksi 30 persen genangan banjir di sejumlah kecamatan seperti Lhoksukon, Pirak Timu, Tanah Luas, Lapang, Matang Kuli dan sekitarnya.
Bupati Aceh Utara, H. Ismail A Jalil, SE, MM atau yang akrab disapa Ayah Wa juga mengucapkan terima kasih krpada Kementerian terkait dan jajarannya, Ayah Wa juga meminta dukungan Presiden RI untuk terus mendukung rencana pemanfaatan waduk itu sebagai cadangan energi listrik tenaga air.
“Ketersediaan air bersih untuk ratusan ribu penduduk di wilayah tengah Aceh Utara dan dukungan lokasi atau destinasi wisata gunung dengan dilengkapi peralatan penyelamatan dan mitigasi jika terjadi bencana,” harapnya.
Waduk itu, juga akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi baru di wilayah pedalaman Aceh Utara, khususnya Kecamatan Matang Kuli, Paya Bakong dan Pirak Timu. Ekosistim ekonomi akan terus menambah keyakinan masyarakat terhadap Pemerintah yang terus menerus peduli pada kondisi masyarakat Aceh Utara khususnya.
“Selain untuk mengatasi banjir dan ketersediaan air baku, juga memperluas area lahan sawah produktif mencapai 9000 haktar di sepuluh kecamatan wilayah tengah Aceh Utara, ini bentuk dukungan swasembada pangan, tidak ada lagi sawah tadah hujan, bahkan para petani bisa garap sawah sampai dua kali dalam setahun, ini awal kebangkitan ekonomi baru bagi ratusan ribu penduduk Aceh Utara wilayah tengah,” ujar Ayah Wa.
Ia juga menghimbau kepada masyarakat Aceh Utara untuk bersama-sama melestarikan lingkungan bendungan ini, dan sama-sama menjaga aset negara serta menjaga kebersihan dan memperhatikan keamanan lingkungan, sehingga masyarakat luar akan terus berdatangan menikmati panorama alam sekitar Waduk Krung Keureutoe.
“Mari sama-sama kita menjaga aset negara dan melestarikan lingkungan waduk,” ungkap Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil.
Untuk diketahui waduk raksasa ini dirancang pada tahun 2012 lalu dan peletakan batu pertama pada masa Presiden RI Joko Widodo dan Gubernur Zaini Abdullah, Saat itu juga didampingi oleh Bupati dan Wakil Bupati H. Muhammad Thaib – Fauzi Yusuf, Ketua MPU Aceh Utara H. Mustafa Ahmad serta Ketua DPRK Aceh Utara. (Advertorial)












