Lhokseumawe – ForumKeadilanAceh.com | Akun Instagram @awaklhokseumawe memosting sejumlah keluhan warga terkait pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Lhokseumawe. Dalam unggahan tersebut, pelayanan Disdukcapil disebut-sebut tidak profesional dan diduga merendahkan masyarakat.
Unggahan itu langsung menuai perhatian publik. Kolom komentar dipenuhi sorotan tajam dari netizen yang mengaku memiliki pengalaman buruk saat mengurus dokumen kependudukan.
Salah satu akun, @kandaaja, menuliskan, “Semua sudah tahu gimana bobroknya Disdukcapil. Berdasarkan pengalaman yang saya rasakan.”tulisnya
Komentar serupa juga disampaikan akun @d_ade_p yang menyebut pelayanan akan dipermudah jika menggunakan uang. Pernyataan tersebut ditanggapi akun @rztl_aulia yang mengaku pernah mengalami hal serupa.
“Hahaha iya, mana kemarin itu pernah juga buat KTP sebelum nikah ribetnya Masya Allah, harus tunggu beberapa hari. Pas aku bayar uang ke orang dalam, langsung siap,” tulisnya.
Tak hanya soal dugaan pungutan, netizen juga menyinggung keberadaan calo di lingkungan pelayanan. Akun @cutsandrafriza mengungkapkan pengalamannya menjadi korban calo yang bahkan duduk di meja pelayanan saat jam operasional.
“Berarti ada unsur pembiaran dari Disdukcapil kan. Alhamdulillah ada kasus ini jadi bisa up pengaduan. Semoga segera dibereskan, karena urusan catatan sipil itu dokumen penting, jangan jadi ajang ‘manfaat’, kasian rakyat,” tulisnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DISDUKCAPIL) Kota Lhokseumawe, Munir, S.Sos, M.S.M, ketika dikonfirmasi pada Senin (25/01/2026), memilih untuk bungkam.
Upaya wartawan untuk menghubungi Munir melalui pesan dan telepon WhatsApp pun tidak membuahkan jawaban, meskipun terlihat sedang online. Hingga berita ini diturunkan, pihak DISDUKCAPIL belum memberikan keterangan resmi terkait hal tersebut.












